Tetap Sehat, Aktif dan Produktif bersama Uri-Cran Plus

March 05, 2018

Kesegaran Segelas Uri-Cran Plus
Hallo semuanya. How's your life going, ladies? Hopefully it's been going pretty good. Keluarga, karir, bisnis dan kesehatan, semua lancar. Aamiin. Sebagai seorang wanita, tidak bisa dipungkiri kalau kita memiliki sistem tubuh dan peran yang lebih kompleks dari laki-laki. Mau tidak mau dituntut untuk menjaga kesehatan dan merawat semua bagian tubuh, baik bagian luar maupun dalam, khususnya disekitar area kewanitaan. Nah, hal ini terkadang kerap diabaikan, karena tidak terlihat. 

Saya ingin bercerita, beberapa waktu lalu pernah mengalami anyang-anyangan saat travelling. Sering dengar anyang-anyangan, kan?  rasanya tidak nyaman. Ketika harus berjalan jauh, naik-turun bukit hunting foto, atau bahkan menulis, terasa sangat mengganggu. Daya aktif dan produktif perlahan menurun. Ada yang pernah mengalami juga saat travelling

Anyang-anyangan itu apa, sih?
Anyang-anyangan adalah rasa nyeri saat buang air kecil dan urin yang keluar hanya sedikit, tetapi sering. Kebayang rasanya, kan?. Pria atau wanita segala umur bisa terkena anyang-anyangan, tapi data menunjukan bahwa wanita memiliki resiko yang lebih tinggi daripada pria. Ibu hamil, perempuan usia aktif dan produktif serta anak-anak punya resiko terkena anyang-anyangan. Ternyata, penyakit ini tidak boleh disepelekan, karena termasuk salah satu gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), meskipun tidak semua anyang-anyangan disebabkan karena Infeksi Saluran Kemih. Umumnya, disebabkan karena menahan buang air kecil. Tetapi  kita harus aware, apalagi dirasakan di sekitar area kewanitaan. Berdasarkan fakta yang diperoleh, 5 dari 10 wanita pernah mengalami Infeksi Saluran Kemih

Apa yang menyebabkan Anyang-anyangan?
Bakteri Escherichia ColiAnyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E-coli. Kok, bisa? bisa. Biasanya terjadi saat kita membasuh saluran pembuangan air besar (anussetelah buang air besar. Kesalahan yang sering terjadi adalah kita terbiasa membilas dari arah belakang ke depan. Nah, apalagi kalau dikejar waktu saat trevelling atau banyak trevellers lain yang sedang mengantri di toilet, pastinya suka salah membilas karena terburu-buru. Hal ini membuat bakteri E-coli dari saluran pembuangan air besar masuk ke dalam saluran kemih (uretra). Itulah kenapa wanita beresiko lebih tinggi menderita anyang-anyangan, karena secara anatomi, jarak antara saluran kemih ke saluran pembuangan air besar lebih dekat, sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih. 

Infeksi bakteri Chlamydia. Bakteri ini ada pada vagina, merupakan salah satu penyebab seorang perempuan mengalami keputihan. Jika bakteri ini masuk ke saluran kemih, maka dapat menimbulkan gangguan yang tidak diinginkan. Sering saat seharian travelling lupa mengganti pakaian dalam, padahal kondisi lembab ini yang bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri.

Toilet yang kotorIni terjadi saat saya dalam perjalanan Makassar -- Tana Toraja beberapa waktu lalu, sulitnya menemukan toilet bersih. Toilet yang kotor dan air yang tidak bersih bisa menyebabkan masuknya bakteri yang membahayakan ke dalam saluran kemih, sehingga bisa menyebabkan gangguan di seputar saluran kemih. 

Kurang minumPernahkah kamu merasa tidak sadar jika kurang minum? saya sering. Apalagi saat aktivitas lebih banyak duduk di ruang kerja dengan ruangan ber-AC, lupa minum... itu pasti. Saat travelling juga sering, karena malas bolak-balik ke toilet umum, apalagi ditambah harga air mineral yang mahal banget, hehe. Nah, kekurangan air  membuat produksi urin semakin sedikit, dan menyebabkan proses buang air kecil semakin sulit. 

Menahan buang air kecilSaat perjalanan enam jam dengan mobil dari Makassar menuju Enrekang beberapa waktu lalu, saya sempat menahan buang air kecil. Kebayang rasanya? tidak enak. Ini adalah kebiasaan buruk saya. Penah merasakan hal yang sama? apalagi wanita, ribet ritualnya. Ternyata, kebiasaan menahan buang air kecil dapat melipatgandakan jumlah bakteri dalam saluran kemih. Alhasil, bisa menyebabkan anyang-anyangan. 

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Jika sudah seperti ini, saya memiliki beberapa cara mengatasi keluhan ini sebelum terlambat :

Banyak Minum Air Putih. Saya biasa membuat jadwal untuk minum air putih setiap hari, tapi saat travelling biasanya menjadi berantakan. Bisa karena perbedaan waktu atau mahalnya harga air mineral, mwuehehe. Mau tidak mau harus berkomitmen mengkonsumsi air putih 1,5 - 2 liter per hari, kapan dan dimanapun. Karena banyak minum air tidak hanya dapat mendetoks racun dari tubuh, namun juga bisa membantu mengeliminasi bakteri dari saluran kemih. 

Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan. Berusaha tidak terburu-buru dan membasuh seluruh organ kewanitaan sesuai prosedur, setelah buang air kecil atau buang air besar. Lalu menggunakan tissue basah dan tissue kering supaya tidak terlalu lembab. Memilih celana yang berbahan katun (menyerap keringat) lalu menggantinya dua atau tiga kali sehari. Wah, bawa banyak, donk? tenang, bisa disiasati. Biasanya saya selalu membuat itinerary perjalanan terlebih dahulu sebelum berangkat, lalu menentukan jumlah pakaian yang akan dibawa. Jika harus berpindah dari tempat satu ke tempat lain, saya memilih jasa penatu di tempat penginapan. Jika harus stay lama tanpa berpindah, jelas saya memilih untuk mencuci sendiri, lebih hemat. Haha. 

Tidak Menahan Buang Air Kecil. Sebelum berpergian, saya selalu mencari informasi mengenai tempat yang akan dikunjungi termasuk fasilitas umum, salah satunya toilet. Jika daerahnya terpencil, selain tissue kering dan tissue basah, sabun cair menjadi senjata saya. Jadi, kalau menemukan toilet yang kotor, kita bisa menyeprotkan sabun, membersihkan dan mengguyur terlebih dulu, sehingga terasa lebih bersih dan lebih nyaman. Semoga menjadi amal ibadah, ya. Hehe.

Mengkonsumsi Uri-Cran 
Saat browsing cara mencegah penyakit anyang-anyangan maupun Infeksi Saluran Kemih, saya mendapatkan informasi tentang salah satu buah yang bisa mengatasi permasalahan tersebut yaitu, cranberry
Cranberries
Cranberry (vaccinium oxycoccos) adalah  buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi dan antioksidan yang disebut proanthocyanidins, dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab Infeksi Saluran Kemih. Antioksidan ini dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi. Kandungan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin yang terdapat pada buah cranberry juga terbukti bisa melawan kanker. 

Nah, kabar bahagianya, di Indonesia sudah ada produk dengan ekstrak buah cranberry yang memang diciptakan untuk mengatasi anyang-anyangan sekaligus Infeksi Saluran Kemih yaitu, Uri-Cran Plus dari combiphar. Bahagia sekali rasanya!. 

Uri-Cran Plus itu apa, sih? Ini adalah produk yang diciptakan untuk mengatasi anyang-anyangan dan Infeksi Saluran kemih, terbuat dari ekstrak murni buah cranberry dan probiotik.  Uri-Cran Plus  ini praktis sekali, suka sekali dengan kemasan powder sachetnya yang simple dan cocok untuk dibawa-bawa saat travelling. Yeaay!. Asyiknya lagi, Uri-Cran Plus bisa  diminum bersama air hangat atau air dingin plus cubes ice, segar!. Perpaduan rasa manis dan asam cranberry memang juara!. 
A Bottle of Uri-Cran and Let's Explore Indonesia!
Dalam setiap powder sachet  Uri-Cran Plus terkandung 375 mg ekstrak Cranberry, 60 mg vitamin C, 0.1 mg lactobacillus achidopillus, dan 0.1 mg bifidobacterium bifidum. Lactobacillus acidophilus dikenal sebagai probiotik yang bermanfaat  bagi sistem pencernaan manusia, terdapat juga pada saluran kemih. Berperan dalam merawat, mencegah, dan menyembuhkan saluran pencernaan akibat infeksi bakteri parasit, seperti penyakit diare. Bakteri ini juga dapat digunakan untuk mengobati gangguan pada organ reproduksi serta saluran kemihSedangkan bifidobacterium adalah bakteri yang bisa mengusir patogen yang kemudian dikeluarkan melalui saluran pencernaan. 

Uni-Cran ini ada dua kemasan ya, ladies. Uri-Cran Plus powder sachet dan Uri-Cran kapsul. Masing-masing box berisi 15 sachet atau 30 kapsul. Untuk kemasan kapsul, setiap kapsulnya mengandung 250 mg ekstrak cranberry tanpa probiotik. Dosisnya bisa diminum 1-2 sachet/kapsul per hari. Silakan pilih kemasan favoritmu, ladies.

Senang sekali menemukan Uri-Cran Plus yang bisa memberikan solusi untuk wanita Indonesia. Dengan pola makan sehat, minum air putih cukup, menjaga kebersihan tubuh dan area kewanitaan ditambah olah raga teratur serta mengkonsumsi Uri-Carn Plus, tidak perlu khawatir lagi dengan anyang-anyangan yang kerap menggangu aktivitas dan produktivitas kita, ladies. So, tetap sehat, aktif dan produktif bersama Uri-Cran. Thank you, combiphar!

You Might Also Like

2 comments

  1. wah ada prive uri cran sekarang ya, obat herbal sepertinya bisa jadi rekomendasi juganich buat keluarga yang terkena anyang-anyangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul..., dan jangan lupa banyak minum air putih :). Thank you for stopping by, Mas Maschun :).

      Delete